Akuilah Kesalahan Kita

Oleh : Ustadz Sujarwo

Oase236 Dilihat

Teras Malioboro News – Hari gini masih menjadikan setan kambing hitam? Please deh, jangan ngeles. Mulailah berani instrospeksi diri. Kalau mau menyalahkan, ya salahkan saja diri kita. Setan tidak mampu mendikte dan tidak bisa memaksa. Kita yang ganjen tunduk patuh mengikutinya.

“Sesungguhnya kamu (Iblis) tidak kuasa atas hamba-hamba-Ku, kecuali mereka yang mengikuti mu, yaitu orang yang sesat.” (QS. 15 : 42)

“Dan setan berkata ketika perkara hisab telah diselesaikan : “Sesungguhnya Allah telah menjanjikan kepadamu, janji yang benar. Aku pun telah menjanjikan kepadamu, tetapi aku menyalahinya. Tidak ada kekuasaan bagiku terhadapmu. Aku hanya sekedar menyeru kamu, lalu kamu mematuhi seruanku.

Oleh karena itu, janganlah kamu mencerca aku, tetapi cercalah diri mu sendiri. Aku tidak dapat menolong mu. Kamu pun tidak dapat menolongku. Sesungguhnya aku tidak membenarkan perbuatan mu, menyekutukan aku dengan Allah sejak dahulu.” [QS. 14 : 22]

Please, cukup sudah kita jadikan setan sebagai kambing hitam. Ingat lho, setan musuh yang dengan berani berterus terang, kepada kita menyatakan perang. Bahkan, setan secara terbuka membuka rahasia trik dan kelemahannya. Allah pun,  membekali kita dengan jurus jitu mengatasinya. Sehingga, pertarungan sewajarnya kita menangkan.

“Iblis berkata, “Tuhanku, oleh karena Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, aku pasti akan jadikan kejahatan dan kemaksiatan terasa indah bagi mereka di bumi. Aku akan menyesatkan mereka semuanya. Kecuali, hamba-hamba-Mu yang telah teruji keihklasannya.” [QS. 15 : 39-40]

“Iblis menjawab : “Karena Engkau telah menghukum aku tersesat, pasti aku akan selalu menghalangi mereka dari jalan-Mu yang lurus. Kemudian, pasti aku akan mendatangi mereka dari depan, belakang, kanan dan kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur.” [QS. 7 : 16 – 17]

“Sungguh, setan itu tidak akan berpengaruh terhadap orang yang beriman dan bertawakal kepada Allah. Pengaruhnya hanya kepada orang yang menjadikannya pemimpin dan terhadap orang yang menyekutukannya dengan Allah.” [QS. 16 : 99 – 100]

Baca Juga : Jangan Jadi Pembantu Setan

Karena kita sudah tahu kunci-kunci utama kelemahan setan dan jurus ampuh menaklukkannya, yang kita lakukan cukup waspada dan berhati-hati saja. Fokus utama kita adalah memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas iman dan taqwa.

Apapun yang kita perbuat, niatkan karena Allah semata. Lakukan sebagai ibadah. Sedang menjalankan perintah Allah. Landasan utamanya, IKHLAS.

Terhadap hasil di masa depan dari apa yang kita tebarkan, jangan pernah cemaskan. Serahkan dan wakilkan sepenuhnya kepada Allah yang Maha Rahman. TAWAKAL menjadi andalan.

Bila kemudian yang Allah putuskan sesuai harapan, SYUKUR yang kita hamparkan. Kepada Allah kita kembalikan pujian. Jadikan jembatan untuk berbagi dan meningkatkan pelayanan. Sementara kita tetap merunduk lebih dalam.

Sebaliknya, jika ketetapan Allah yang datang tidak seperti yang kita impikan, SABAR yang menjadi pegangan. Kita terima dengan senang dan hati yang lapang. Karena berfokus pada Allah yang menetapkan dan mengijinkan. Pasti terukur, tepat, dan dipenuhi hikmah kebaikan.

Akhirnya, jangan lagi menyalahkan kegelapan. Mari lentera iman dan taqwa kita nyalakan.***

Komentar