Disdik Kota Yogyakarta Perketat Syarat Pelaksanaan Study Tour

Teras Malioboro News —  Menyikapi perkembangan dan situasi terkini,  Pemerintah Kota Yogyakarta memperketat syarat-syarat bagi sekolah di Kota Yogyakarta yang mengadakan studi tur. Salah satunya terkait kelayakan moda transportasi yang digunakan untuk studi tur. Upaya tersebut untuk memberikan jaminan keselamatan bagi peserta studi tur.

Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Yogyakarta Tyasning Handayani Shanti menegaskan sekolah di Kota Yogyakarta harus meminta izin ke Disdikpora Kota Yogyakarta dahulu apabila mengadakan studi tur. Baik sekolah negeri maupun swasta harus izin ke Disdikpora Kota Yogyakarta, tidak sekadar pemberitahuan.

“Kalau ada permohonan izin dari sekolah untuk melakukan studi tur kami pasti memberikan arahan. Bagaimana harus memilih kendaraan, maksimal (usia) lima tahun. Kalau lebih dari lima tahun tidak diizinkan,”  ujar Tyas seperti dikutip dari portal jogjakota.go.id. 

Baca Juga : Ini 7 Alasan Bahwa Study Tour Memang Tak Perlu Dilaksanakan

Dia menyatakan, sebelum melaksanakan kegiatan study tour maka penyelenggara harus melaporkan  mengenai umur kendaraan seperti bus  yang harus dipastikan  merupakan kendaraan laik jalan. Disamping itu,  pengemudi harus  merupakan orang yang trampil dan mempunyai surat izin mengemudi.

Diakuinya , Disdikpora  Kota Yogyakarta pernah melarang studi tur dengan alasan yang sangat  rasional  seperti saat cuaca ekstrim, karena dikhawatirkan akan mengganggu pelaksanaan kegiatan. Termasuk saat armada yang dipakai tidak sesuai dengan medan jalan yang ditempuh.

Baca Juga : Vredeburg Dipersiapkan Jadi Destinasi Wisata Malam

Upaya  memperketat syarat-syarat studi tur itu baik dari sisi urgensi harus betul-betul dipertimbangkan maupun berbagai sarana yang digunakan seperti moda transportasi. Pemilihan jasa tour and travel atau agen perjalanan wisata juga harus betul-betul terverifikasi.

Apabila ragu-ragu masyarakat bisa mengecek ke Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta atau DIY maupun ke Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) untuk memastikan tour and travel-nya betul-betul terverifikasi . (*/SDs )

Komentar