Disebut Menjadi Akar Klithih, Joxzin Bereaksi Minta Media Nasional Ini Minta Maaf

Headline1, Jogja Raya125 Dilihat

Teras Malioboro News, Yogyakarta–Brigade Joxzin di Yogyakarta meminta media nasional yang memberitakan ormas ini sebagai salah satu geng dan menjadi akar klithih di Yogyakar segera meminta maaf secara terbuka. Permintaan maaf untuk keluarga besar organisasi kemasyarakatan ini, disampaikan melalui media online dan media cetak. Tak main-main, Brigade Joxzin menuntut permintaan maaf harus disampaikan dalam tenggat 1×24 jam.

Dalam pernyataan sikap yang dibacakan di hadapan awak media di Jogja, Joxzin mengaku keberatan dengan pemberitaan di media nasional ini beberapa hari silam. Dalam berita itu, disebutkan bahwa Joxzin bersama Qsruh, merupakan dua geng yang menjadi akar dari klithih di Jogja.

Baca Juga : Rekat-BPBD Bersinergi untuk Penanganan Bencana Kemanusiaan

“Prinsipnya kami sangat keberatan dengan adanya berita tersebut. Isinya sangat merugikan dan memojokkan kami serta memberikan stigma negatif tanpa ada klarifikasi terlebih dahulu kepada sumber yang terpercaya. Ini merupakan tuduhan serius yang mengancam eksistensi dan masa depan Brigade Joxzin di tengah masyarakat,” kata Husni Fakhrurozi Muqodas, saat membacakan pernyataan sikap, Senin (13/2/2023). Ikut hadir dalam acara ini, Komandan  Brigade Joxzin Hery Prasetyo, serta sejumlah sesepuh ormas termasuk Kuasa Hukum Brigade Joxzin Hani Kuswanto.

Hery menegaskan, Brigade Joxzin adalah sebuah organisasi kemasyarakatan berbentuk perkumpulan yang bergerak di bidang sosial kemasyarakatan. Ormas ini memiliki anggota mencapai ribuan orang yang berbasis di Yogyakarta. “Salah satu syarat untuk masuk menjadi anggota Brigade Joxzin adalah tidak terlibat tindakan kriminal. Artinya untuk bisa menjadi anggota Brigade Joxzin seseorang harus bebas dari tindakan kriminal termasuk bebas klitih,” katanya.

Hani Kuswanto bersama Hery Prasetyo. (suwarjono/terasmalioboronews.com)

Syarat lain untuk menjadi anggota Brigade Joxzin, adalah bebas narkoba. Siapapun yang akan masuk menjadi anggota Brigade Joxzin, harus bebas dari penyalahgunaan narkoba dalam bentuk apapun. Karena semua tahu narkoba adalah merupakan sumber masalah sosial kemasyarakatan yang nyata-nyata menjadi akar permasalahan klitih.

Baca Juga : Kematian dan Hidup Penuh Keteduhan

“Bahkan, dalam rangka mendukung gerakan anti narkoba Brigade Joxzin selalu berinisiatif aktif untuk mengkampanyekan anti narkoba dengan slogan Joxzin Anti narkoba,” lanjutnya.

Hery menyebutkan, kegiatan Brigade Joxzin bersama elemen masyarakat lain di DI Yogyakarta telah berikrar untuk serta berpartisipasi aktif menjaga keamanan dan ketertiban di Yogyakarta. “Salah satunya berpartisipasi aktif untuk mencegah terjadinya kejahatan jalanan (gerakan anti klitih). Oleh karena itu tuduhan dalam berita Tempo yang menyatakan Joxzin akar klitih sangat tidak benar dan justru bertentangan dengan fakta,” katanya.

Selain menuntut permintaan maaf secara terbuka, Hery juga menuntut media dimaksud membersihkan nama baik Brigade Joxzin serta meluruskan berita agar sesuai dengan fakta yang ada. Ia berharap, kejadian ini bisa menjadi pembelajaran bersama, agar pemberitaan media ke depan sesuai dengan fakta. (suwarjono)

 

 

Komentar