Gelar Aksi Donor Darah di Yogyakarta, Insan Pegadaian Ingin Lebih Bermanfaat Bagi Masyarakat

Malioboro58 Dilihat

TerasMalioboroNews.com—PT Pegadaian Kanwil XI Semarang menggelar aksi donor darah di Kantor Pegadaian Area Yogyakarta, Selasa (9/5/2023). Aksi ini diikuti ratusan insan Pegadaian dengan target sebanyak 150 kantong darah.

Pemimpin PT Pegadaian Kanwil XI Semarang, Nuril Islamiah mengatakan dalam aksi donor darah tersebut pihaknya menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) DIY dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan darah masyarakat. Dia berharap sinergi dengan PMI DIY untuk aksi donor darah akan terus dilakukan di tahun-tahun mendatang.

“Kami berharap insan-insan Pegadaian bisa memberikan kemanfaatan bagi orang lain. Salah satunya dengan aksi donor darah ini. Dengan mengikuti aksi donor darah ini tentu akan meringankan beban orang lain,” kata Nuril di Kantor Pegadaian Area Yogyakarta.

Dia mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk tanggung jawab sosial Insan Pegadaian terhadap masyarakat sekaligus untuk menjaga kesehatan karyawan agar dapat meningkatkan produktivitas dalam bekerja. Aksi donor darah tersebut juga bagian dari rangkaian kegiatan HUT Pegadaian ke 122 pada tahun ini.

“Saya tak bosan-bosannya bilang kepada insan Pegadaian, mari bantu PMI melalui aksi donor darah, bantu masyarakat. Pegadaian bisnisnya sudah berkembang, tapi jangan lupa pengembangan UMKM, bina lingkungan tetap terus dilakukan,” katanya.

Wakil Ketua PMI DIY, Haka Astana Mantika mengatakan aksi donor darah yang dilakukan oleh Insan Pegadaian bersama PMI bukan kali ini saja. Aksi tersebut dilakukan setiap tahun, hanya saja sempat terhenti selama tiga tahun akibat pandemi Covid-19. “Jadi bukan kali ini saja Insan Pegadaian melakukan aksi donor darah,” kata Haka.

Diakuinya, kebutuhan kantong darah di wilayah DIY sangat tinggi. Dalam sebulan, PMI DIY menargetkan jumlah kantong darah yang terkumpul sebanyak 3.200 kantong darah namun realisasi kebutuhannya di atas 4000 kantong darah. Selain untuk memenuhi kebutuhan darah di Kota Jogja dan sekitarnya, kata Haka, PMI juga bekerjasama dengan rumah-rumah sakit untuk penyediaan kantong darah yang dibutuhkan masyarakat.

“Nah selama puasa dan setelah lebaran, sesuai statistiknya, stok darah kondisinya menurun bahkan ada yang kosong karena libur lebaran. Kami pun menggandeng siapapun untuk ikut menyediakan kantong darah melalui aksi donor darah seperti ini,” katanya.

Komentar