Hanya Berharap Kepada Allah

Oleh : Ustadz Sujarwo

Oase314 Dilihat

Teras Malioboro News – Berharap kepada Allah semata. Bukan kepada makhluk ciptaan-Nya. Ali bin Abi Thalib pernah berkata : “Aku sudah pernah merasakan semua kepahitan dalam hidup, dan yang paling pahit ialah berharap kepada manusia.”

Hanya kepada Allah kita sandarkan harapan dan pertolongan. Dzat yang maha segala dan baqa dalam kasih sayang. Dzat yang setia mengawasi dan memelihara kita tanpa jeda. Dzat yang pemaaf dan tidak pernah lupa pada setiap makhluk yang Ia ciptakan.

“Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan.” (QS.1 : 5)

“Katakanlah (Muhammad), Dialah Allah, Yang Maha Esa. Allah tempat meminta segala sesuatu.” (QS.112 : 1 – 2)

“Maka apabila engkau telah selesai (dari sesuatu urusan), tetaplah bekerja keras (untuk urusan yang lain), dan hanya kepada Tuhanmulah kamu berharap.” (QS.94 : 7 – 8)

Bila kita bergantung, berharap, dan bersandar selain kepada Allah, tunggu saja galau dan kecewa menyapa. Nantikan saja sedih dan duka, tiba. Bahkan, berkunjung putus asa.

Baca Juga : Jiwa Merdeka

Orang yang dianugerahi kelebihan, bisa saja merasa serba kekurangan. Kasih sayang, bisa berubah jadi kebencian. Kedekatan, bisa saja memicu perselisihan. Budi kebaikan, bisa saja diabaikan. Janji bertabur harapan, bisa saja terlupakan.

Di hadapan manusia, kita tidak pernah mengetahui dengan nyata, arti diri kita, dalam kehidupan mereka. Bisa saja, kita hanya sebatas catatan kaki, dalam kehidupan dan prestasi yang mereka puncaki. Bahkan, dapat pula, kita hanya sebatas tanda baca, semacam titik atau koma, dalam cerita sukses besar mereka.

Pada Allah kita pasrahkan diri. Sandaran kokoh paling abadi. Tempat berpulang segala asa yang menjulang tinggi.

“Allah, tidak ada tuhan selain Dia. Yang Maha Hidup, yang terus-menerus mengurus (makhluk-Nya), tidak mengantuk dan tidak tidur. Milik-Nya apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang di hadapan mereka dan apa yang di belakang mereka dan mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun tentang ilmu-Nya melainkan apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya meliputi langit dan bumi. Dan Dia tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Dia Maha Tinggi, Maha Besar.” (QS. 2 : 255)***

Komentar