Sama Halnya dengan Kulit, Rambut Sehat Bikin Mahasiswa Lebih Pede

Teras Malioboro News—Belum banyak yang menyadari arti penting rambut yang sehat. Padahal, sama halnya dengan kulit, rambut sehat bukan saja akan menambah kecantikan, tapi juga membuat pemiliknya lebih percaya diri.

Menurut laporan Mordor Intelligence, pasar produk perawatan rambut di Indonesia diproyeksikan tumbuh dengan CAGR 5,6% selama periode 2023-2028. Riset internal Ellips menunjukkan bahwa hanya 41% perempuan Indonesia usia 15-39 tahun menggunakan hair vitamin, sementara 59% tidak menggunakan karena menganggap rambut tidak memerlukan perawatan khusus.

“Kami menjawab kebutuhan perempuan Indonesia dalam merawat dan menjaga kesehatan rambut secara praktis. Juga berkomitmen untuk mendorong perempuan agar lebih berani dan percaya diri dalam mendapatkan apa yang mereka inginkan,” kata ujar Arviane, Head of Public Relations Kino Indonesia, di sela-sela acara “Ellips Shine Sisters Goes to Campus” di Fisipol UGM, Kamis (6/6/2024).

Ellips, kata Arviane, menginisiasi kampanye untuk mengajak perempuan muda Indonesia menjaga rambut dari penuaan agar meningkatkan rasa percaya diri melalui produk Ellips Hair Vitamin Moroccan Series. Ellips sebagai inovasi produk dari Kino dalam kategori perawatan rambut, berkomitmen mempersembahkan rangkaian inovatif untuk menjawab kebutuhan konsumen dalam menjaga kesehatan dan keindahan rambut masyarakat Indonesia.

Produk Ellips Hair Vitamin diperkaya dengan banyak vitamin yang berfungsi sebagai antioksidan untuk mengatasi tanda-tanda penuaan, seperti rambut kering, kusam, rapuh, dan bertekstur kasar. Formula ini juga mengandung UV dan heat protection untuk menjaga rambut tetap lembut, sehat, dan mencegah kerusakan dari faktor eksternal.

“Melalui kampanye #RambutTetapMuda, kami mengedukasi perempuan Indonesia tentang pentingnya merawat rambut seperti merawat kulit. Komitmen ini diwujudkan melalui kegiatan edukasi yang berkolaborasi dengan kampus-kampus di kota besar Indonesia,” lanjutnya.

Dikatakan, kebiasaan merawat dan menjaga rambut bukan hanya untuk kesehatan. Kebiasaan ini juga berdampak pada psikologis dan kepercayaan diri.

“Pengetahuan mahasiswa tentang menjaga kesehatan rambut belum seluas pengetahuan tentang merawat kulit, padahal merawat rambut sama pentingnya dengan merawat kulit,” lanjutnya.

Shine Sister Goes to Campus

Sebelum di UGM, kegiatan serupa dilakukan Ellips di Bandung dan Malang. Ellips  hadir di Kota Jogja dan menyapa 300 mahasiswa Universitas Gadjah Mada melalui kegiatan Shine Sister Goes to Campus.

Pada acara ini, Ellips juga mengumumkan Ellips Campus Ambassador yang telah terpilih melalui proses seleksi.

“Kami memilih Ellips Campus Ambassador Kota Jogja untuk membantu mahasiswa lebih percaya diri dalam mengembangkan bakat dan minatnya, serta mendekatkan mereka dengan brand Ellips. Hari ini, kami telah memilih Keinara Sekar Mirantee  (Universitas Gadjah Mada),  Nadia Thea Zahra Vasthi Almira Putri (Universitas Terbuka Jogja) dan Eugenia Avrill (Universitas Gadjah Mada) sebagai Campus Ambassador Kota Jogja,” terang Arvi.

Dalam bagian Ellips Shine Sister Goes to campus, Ellips juga mengajak mahasiswa untuk bergabung menjadi Shine Sister Community melalui aplikasi Youniverse, yakni sebuah komunitas Ellips yang beranggotakan mahasiswa dari seluruh Indonesia, yang memiliki kegiatan berupa pengembangan diri dalam menghadapi dunia kerja. Selain itu Shine Sister Goes to Campus  juga akan mempersembahkan area pameran produk yang bersifat edukatif, serta kegiatan razia rambut untuk mahasiswa sebagai bagian dari edukasi terkait tanda-tanda penuaan pada rambut.

Universitas Gadjah Mada menyambut baik dan mengapresiasi inisiatif Ellips melalui kegiatan Shine Sister Goes to Campus ini. Kegiatan ini tentu dapat menjadi tambahan pengetahuan bagi mahasiswa yang akan mempersiapkan diri menuju dunia kerja.

“Kami merasa senang. Kegiatan ini, kami harapkan akan memberikan pengetahuan dan soft skill yang tentu berguna dan berharga untuk mahasiswa, lebih jauh untuk memberikan pemahaman bagaimana dunia profesional,” kata Dr. Wisnu Martha Adiputra, SIP, MSi, Sekretaris Program Studi S1, Departemen Ilmu Komunikasi, Fisipol UGM. (***)

 

 

Komentar