‘Susu Ketan Najah’ Solusi Untuk Konsumsi Gula Tinggi di Indonesia

Teras Malioboro News —  Sejumlah mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) berhasil menciptakan minuman sehat bernama ‘Susu Ketan Najah’ . Racikan minuman ini diklaim dapat menjadi solusi dalam upaya untuk mengurangi konsumsi minuman berpemanis tinggi di Indonesia.

Para mahasiswa inovatif tersebut terdiri dari Hanifah Mar’atush Shalihah (prodi S1 Pendidikan Matematika), Muhammad Akhdaan Al Ghozi (prodi S1 Statistika), Nisa Fitriani Putri Hermawan (prodi S1 Pendidikan IPA), Niken Ayu Rahmani (prodi S1 Pendidikan Akuntansi), dan Alya Rahma Nisa (prodi S1 Pendidikan Luar Sekolah).

Baca Juga : Dosen UNY Ini Gunakan Tiktok Sebagai Sarana Edukasi. Dampaknya Woow Banget !

Menurut Hanifah Mar’atush Shalihah, konsumsi gula di Indonesia berada pada peringkat ketiga di Asia Tenggara.Olah karena itu, racikan ‘Susu Ketan Najah’ hadir sebagai solusi untuk mengatasi masalah konsumsi Sugar Sweetened Beverages (SSB) di Indonesia.

“Kami memilih ketan dan susu sebagai bahan utama minuman ini karena ketersediaannya yang mudah, harganya terjangkau, serta rasa yang lezat,” ungkap Hanifah di kampus UNY pada Selasa (29/8/2023).

Baca Juga : Mahasiswa UNY Rancang Balancing Bike Dari Serat Rami

Ditambahkan Hanifah, Inovasi ini tidak hanya menghadirkan minuman yang sehat dan lezat, tetapi juga berpotensi mengurangi konsumsi minuman berpemanis tinggi di Indonesia. ‘Susu Ketan Najah’ menawarkan solusi sehat yang ramah gluten dan memanfaatkan bahan-bahan lokal yang melimpah, mendukung kesehatan masyarakat Indonesia

Sementara itu, Muhammad Akhdaan Al Ghozi menambahkan bahwa inovasi mereka melibatkan penggantian tepung tapioka dengan tepung ketan dalam pembuatan boba. Ini disebabkan oleh kandungan serat, protein, dan vitamin yang lebih tinggi dalam tepung ketan dibandingkan dengan tepung tapioka.

Adapun alasan penggunaan tepung ketan ini antara lain guna memberikan keseimbangan gizi yang lebih baik dan membuat tekstur boba menjadi lebih lembut dan kenyal, berkat sifat glutinous dari tepung ketan. Selain itu, ini juga merupakan alternatif yang ramah bagi individu yang menderita intoleransi gluten.

Baca Juga : Ini Dia Resep  Choco Ball  Kelapa  Karya Mahasiswa UNY . Patut Dicoba Sebagai Camilan

“Tepung ketan bebas gluten dan cocok untuk mereka yang memiliki masalah kesehatan terkait gluten. Produk ini juga tidak mengandung pemanis buatan,” tambah Akhdaan.

Pemilihan ketan sebagai bahan dasar dipengaruhi oleh ketersediaan melimpahnya ketan di Indonesia. “Ketan hitam dipilih karena mengandung karbohidrat sekitar 80%, serta mengandung lemak, protein, dan kalsium,” ungkapnya. ‘Susu Ketan Najah’ juga mengandung susu sebagai sumber protein dan kalsium yang baik untuk kesehatan tulang dan gigi.

Susu juga mengandung vitamin dan mineral penting seperti vitamin D dan fosfor yang mendukung penyerapan kalsium dalam tubuh. Selain itu, minuman ini memiliki kandungan lemak yang lebih rendah, menjadikannya pilihan aman untuk dikonsumsi secara rutin.

‘Susu Ketan Najah’ disajikan dalam berbagai varian rasa seperti vanilla, cappuccino, dan matcha, dengan tambahan topping seperti oreo, chocochip, dan keju untuk meningkatkan daya tariknya. Pemberian nama ‘Susu Ketan Najah’ memiliki makna harapan kesuksesan bagi pembeli, sesuai dengan arti “Najah” dalam bahasa Arab yang berarti kesuksesan . (*/)

Komentar