Ganjar – Mahfud Kalah Telak di Kota Solo, Rudiyatmo : Salahkan Saya. 

Headline2, Politik129 Dilihat

Teras Malioboro News, Solo  –    Berdasarkan penghitungan suara cepat, pasangan Ganjar Mahfud kalah di Kota Solo yang selama ini menjadi basuis suara PDIP. Berdasarkan  data yang dikutip dari web  pemilu2024.kpu.go.id , pasangan  Ganjar Mahfud hanya memperoleh suara sebesar 33,5 persen  , Prabowo Gibran memperoleh suara  49,8 persen sementara pasangan  Anies – Muhaimin memperoleh suara  16,5 persen.

Ketua DPC PDIP  Kota Surakarta   FX Rudiyatmo mengatakan ,  meski sudah ada pengumuman penghitunagn suara versi hitung cepat  pihaknya masih menunggyu darui KPU. Meski demikian, pihaknya menyadari bahwa  di Pilpres ini PDIP mempunyai koalisi yang minim, karena PDIP  yang didukung oleh PPP, Hanura dan Perindo, tapi di DPRD Solo tidak punya kursi. Untuk itu semua harus mengakui bahwa yang bekerja hanya PDIP saja.  Bahkan pada masa pemungutan suara sejumlah partai koalisi sama sekali tidak siap mengirimkan saksi untuk   Pilpres.

“ Yang memilih Pak Ganjar itu kader-kader PDI Perjuangan  yang masih militan. Untuk itu tadi saya perinthkan kepada kader-kader tingkat cabang sampai ranting untuk tetap menunggu hasil dari KPU. “ ujar Rudi kepada wartawan Rabu (14/2/2024)  malam.

Baca Juga : Prabowo : Kemenangan Ini Adalah Kemenangan Rakyat

Selanjutnya Rudi  menambahkan pihaknya juga telah memerintahkan  kepada para  kader  agar tidak melakukan gerakan apapun tanpa sepengetahuan  DPC dan sampai saat ini para kader PDIP di Solo tetap tenang menunggu komando dari dirinya.  Para kader PDIP telah bekerja keras  dan kesalahan bukan terletak pada kader PDI Perjuangan. Tetapi kalau mau dicari kesalahan, pihaknya rela menanggungnya.

“ Kalau mau cari kesalahan, tumpukan pada saya saja. “ tegas Rudi

Mengenai adanya  dugaan tindak kecurangan dalam pelaksanaan Pemilu, Rudi menyerahkan kepada penilaian masyarakat.  Sebab, jika dirinya yang menilai, akan dinilai sebagai sikap yang tendensius. Namun pergerakan yang terstruktur, sistematis dan masif itu dinilainya telah dilakukan.  Bahkan sampai menjelang pemungutan suara, dirinya mendapati ada  petugas TPS yang mengundurkan diri untuk menjadi saksi partai koalisi.

Baca juga : Debat Pilpres 2024: Dinamika Politik atau Ajang Bully?

“ Ini merupakan hal-hal yang diluar dugaan saya. “ tegas Rudi

Meski demikian, Rudi menyatakan bahwa  selain perolehan suara Pilpres pihaknya juga menunggu perolehan suara partai yang menjadi tanggung jawabnya. Jika nanti perolehan suara PDIP di kota Solo turun berarti  ada banyak hal yang harus dievaluasi.  (*/Sulist Ds )

Komentar