Slank akan Gaungkan Sholawat Badar di Puncak 1 Abad NU

Berita, Headline167 Dilihat

Teras Malioboro News, Jakarta — Puncak resepsi 1 Abad NU di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, 7 Februari 2023 diperkirakan bakal meriah.

Kemeriahan acara 1 Abad NU tak hanya dihadiri para kiai khos, pimpinan PBNU, jutaan warga NU, tapi juga tampilnya artis dan musisi papan atas.

Menurut rencana grup band legendaris Slank akan tampil menggaungkan Sholawat Badar sebagai lagu pembuka pertunjukan dalam acara puncak 1 Abad NU tersebut.

Baca Juga : NET TV dan Viu Kembangkan Konten Kreatif Drama Indonesia

Slank akan melantunkan Sholawat Badar bersama Ketua Pelaksana Resepsi Harlah 1 Abad NU yang juga Menteri Agama H Yaqut Cholil Qoumas dan Ketua Umum PBNH KH Yahya Cholil Staquf.

Menurut Drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi atau Bimbim, Slank akan  membawakan sekitar 13 lagu.

“Insyaallah di awal pertunjukkan, Kaka (vokalis Slank) sama Gus Men dan Gus Yahya mau shalawat badar dulu baru kita konser,” kata Bimbim usai konferensi pers di lobi gedung PBNU, Jumat lalu (27/1/2023), dikutip dari NU Online.

Baca Juga : Era Disruptif, Perguruan Tinggi Harus Berinovasi dan Lakukan Transformasi Digital

Bimbing mengaku sangat bahagia dan bangga karena dilibatkan untuk memeriahkan peringatan puncak Harlah 1 Abad NU.

“Happy banget sih, bangga, dan excited nggak sabar untuk cepat-cepat tampil 7 Februari. Kita juga punya kado khusus untuk 1 abad NU, nanti yang kita bawain di panggung,” kata Bimbim.

Bimbim menyampaikan bahwa NU adalah organisasi terbesar di Indonesia, bahkan dunia, yang kerap membawakan kesejukan bagi masyarakat.

Baca Juga : JNE Kawal Bantuan Smart Classroom

“Sebagai organisasi terbesar di dunia, dan yang paling adem, dan ulama kalau berbicara lewat hati, lewat cinta, lewat damai itu pasti masyarakat berasa, seperti NU ini,” kata Bimbim.

Sementara itu, Gitaris Slank Mohammad Ridwan Hafiedz atau Ridho Slank berharap, NU tetap seperti saat ini yang selalu berperan menjaga kebinekaan. Meski NU organisasi keagamaan, tetapi selalu menjaga nilai-nilai kebudayaan.

“Jadi kebudayaan itu buat gue pembeda Indonesia dengan negara lain, dan NU sebagai organisasi, dia mengedepankan itu tanpa menghilangkan kebudayaan kita sendiri,” kata Ridho.

Baca Nikah : BRI Salurkan Kredit Rp 790 Triliun untuk 22 Juta UMKM

Ia juga menyebut bahwa NU sudah menjadi pagar dan ruhnya Indonesia. Ridho pun mengaku hatinya tertaut kepada NU meski tidak terdaftar secara resmi.

“Gue ngelihat NU tuh udah jadi pagarnya atau ruhnya Indonesia. Buat gue pribadi, NU sama kayak Slankers, ada Slankers yang terdaftar ada yang ngaku-ngaku Slankers. Gue mungkin nggak terdaftar sebagai anggota NU, tapi hati gue ada di NU,” katanya.

Hal itu dibuktikan Slank dengan salah satunya sering membuat kolaborasi dengan NU di daerah-daerah. Bahkan dengan pesantren-pesantren NU.

Baca Juga : PGN Buka Jaringan Gas Bumi di Kota Yogyakarta dan Sleman

“Slank pribadi sih sudah sering banget kolaborasi sama NU di daerah-daerah. Kita juga sempat tur pesantren yang sekitar 100 pesantren dan itu pesantren NU semua,” katanya. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *