Hidup Itu Seperti Gema

Oleh : Ustadz Sujarwo

Oase295 Dilihat

Teras Malioboro News – Hidup itu seperti gema. Mengembalikan persis sama dengan apa yang kita bagi dan beri. Bila kita menebar angin, akan menuai badai. Bila kita menebar serbuk sari, kita akan memetik bunga kemanapun takdir membawa pergi.

Hidup itu seperti gema. Mengembalikan persis sama, seperti apa yang kita tanam dan semai. Bila kita menanam dengki dan iri. Kita akan memetik sakit dan pedih. Bila kita menyemai senyum dan tawa. Kita akan menuai gembira dan bahagia.

“Jika kamu berbuat baik berarti kamu berbuat baik untuk dirimu sendiri. Dan jika kamu berbuat jahat, maka kerugian kejahatan itu untuk dirimu sendiri.” [QS.17 : 7]

Apa yang kita beri dan bagi, cermin dari apa yang kita punyai dan miliki. Bila kita berbagi senyum dan tawa, cermin kita memiliki hati yang bersih dan cerah. Bila kita berbagi benci dan dendam, pantulan kita memiliki hati yang berdebu dan berjelaga.

Seperti teko dengan isinya. Bila teko berisi kopi, maka kopi pula yang tersaji. Jika teko berisi racun, maka racun juga yang terhidang.

Baca Juga : Hidup Tenang dan Senang

Oleh karenanya, jaga apa yang kita ucapkan. Jaga apa yang kita lakukan. Sebab, ia merupakan cermin apa yang bersemayam di hati dan beredar di pikiran.

Lebih dari itu, apa yang kita pikirkan, katakan, dan lakukan, menentukan tamu yang datang dalam kehidupan. Keburukan atau kebaikan. Kesulitan atau kemudahan. penderitaan atau kebahagiaan.

Jadi, ulurkan bantuan dan pertolongan, agar hidup kita dihiasi kemudahan dan kelapangan. Tebarkan kebaikan dan keindahan, supaya hidup kita diselimuti keberkahan. Taburkan keceriaan dan kegembiraan, sehingga hidup kita dipayungi kebahagiaan.

“Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan dan kebahagiaan di dunia dan di akhirat. Lindungilah kami dari azab neraka.”

Komentar