Pohon Amal

Oleh : Ustadz Sujarwo

Headline1, Oase170 Dilihat

Teras Malioboro News – Di pengajian Ridho Allah, ada istilah pohon amal. Sebutan untuk sedekah dan kebaikan yang kita berikan. Baik pikiran, senyuman, tenaga, dana, maupun doa.

Pohon amal dihamparkan sebagai implementasi dan latihan dari tujuh Ilmu Penjernih Hati (7 IPH) yang dipelajari. Sabar, sholat, ikhlas, syukur, tawakal, zikir, berprasangka baik dan waspada.

Pohon amal kita tanam, atas dasar kesadaran bahwa apapun yang kita petik dan tuai, buah dari apa yang pernah kita tanam dan semai. Allah mengingatkan sejak dini. “Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik untuk dirimu sendiri. Dan Jika kamu berbuat jahat, maka (kerugian kejahatan itu akhirnya) untuk dirimu sendiri.” (QS. 17 : 7)

Selaras dengan pernyataan di atas, orang bijak memberikan perumpamaan. Hidup itu seperti gema, mengembalikan persis seperti apa yang pernah kita bagi dan beri. Ada pula ungkapan, siapa yang menabur, dia akan menuai. Bila kita menabur kebaikan, kita akan memanen kebahagiaan. Bila kita menabur keburukan, kita akan memetik badai kesusahan dan kesedihan.

Oleh karena itu, tebarkan kebaikan. Tanam dan rawat pohon amal. Niatkan sedang menjalankan perintah Allah yang Maha Rahman. Supaya keindahan dan kebahagiaan kita temukan di sepanjang jalan. Andaipun tidak kita nikmati hari ini, mungkin di masa depan nanti. Bahkan, bisa juga di kehidupan setelah kita mati.

“Maka barang siapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah (atom atau biji sawi), niscaya dia akan melihat (menerima) balasannya. Dan barang siapa mengerjakan kejahatan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (menerima) balasannya.” (QS. 99 : 7-8]).

Akhirnya, perlu kita ingat bahwa kebaikan seperti pohon yang akarnya tertancap kokoh di bumi. Batang, cabang, dan dahannya menjulang ke langit tinggi. Berbuah sepanjang musim tanpa henti.

Salam teduh, Ustadz Sujarwo

Komentar